• Jelajahi

    Copyright © DETIKMENIT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bayi Ini Kembar Tapi Beda Ayah

    Sunday, July 11, 2010, July 11, 2010 WIB Last Updated 2020-03-16T14:22:12Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Seperti dikutip dari laman Telegraph, kasus itu dialami Mia Washington, seorang wanita asal Texas, Amerika Serikat. Hasil uji Deoxyribonucleic acid (DNA) menyatakan, 99,999 persen bayi kembarnya memiliki ayah berbeda. “Dari sekian banyak wanita di dunia, mengapa ini terjadi pada saya. Saya sangat syok,” ujarnya.


     persen bayi kembarnya memiliki ayah berbeda Bayi Ini Kembar Tapi Beda AyahMia melakukan tes itu pada 2009 silam, saat bayi kembarnya berusia 11 bulan. Berawal dari kecurigaan suami melihat ciri fisik bayinya yang sangat tak identik. Menyusul hasil tes itu, Mia akhirnya mengaku pernah berselingkuh dan berhubungan intim dengan pria lain sesaat sebelum hamil.


    Jika Mia cukup beruntung karena akhirnya sang suami memaafkan perselingkuhannya dan bersedia menerima dua bayi kembarnya, tidak bagi dua wanita asal China dan Turki. Dua wanita yang mengalami kasus yang sama ini terpaksa menerima gugatan cerai suaminya setelah hasil DNA menyebut bayi kembar mereka memiliki ayah berbeda.


    Dr Chris Dreiling dari Paediatric Association of Dallas, mengatakan, kasus semacam itu mungkin terjadi ketika wanita yang tengah berada pada masa ovulasi menghasilkan beberapa sel telur matang. Dalam rentang waktu yang hampir bersamaan, wanita itu kemudian berhubungan intim dengan sejumlah pria berbeda. Sebab, sel telur yang sudah matang bisa bertahan di saluran falopi selama 48 jam.


    Dunia medis menyebut kasus semacam itu sebagai heteropaternal superfecundation. Meski mungkin terjadi, tapi sangat jarang. Kasus pertama mencuat pada 1810 lewat pemaparan seorang dokter asal Amerika Serikat, John Archer.


    Dalam diskusi di Williams Obstetrics, Archer memaparkan kasus seorang wanita kulit putih yang melakukan hubungan intim dengan pria kulit putih dan kulit hitam dalam waktu hampir bersamaan. Hubungan ekstramarital itu menghasilkan bayi kembar yang tidak identik. Satu bayi berkulit putih, sementara kembarannya memiliki jenis kulit percampuran ras kulit putih dan hitam.


     


    Sumber: Kosmo.Vivanews.com


    Mippin feed validation KEY=2793d8b6


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tech & Science

    +